Pramuka akan Berkoordinasi dengan Bawaslu Soal Yel Ganti Presiden

TEMPO.COJakarta – Kwartir Nasional Gerakan Pramuka akan berkoordinasi dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) terkait video sejumlah siswa berseragam Pramuka yang diajak menerikkan yel-yel 2019 ganti presiden. Aksi tersebut terekam dalam sebuah video dan viral di dunia maya.

Sejumlah anggota Pramuka menunjukan keterampilan bela diri dan semaphore saat peringatan HUT Pramuka ke-57 di Lapangan Gajah Mada, Taman Rekreasi Wiladatika, Cibubur, Jakarta, Selasa, 14 Agustus 2018. Sebanyak 380 anggota Pramuka penggalang, penegak, dan pandega menunjukkan atraksi dan kesenian dalam peringatan Hari Pramuka ini.

“Kami akan koordinasikan dengan Bawaslu,” ujar Kepala Pusat Pendidikan Latihan Nasional Gerakan Pramuka, Suyatno, saat dihubungi pada Senin, 15 Oktober 2018.

Suyatno menyebutkan Kwarnas Pramuka akan menyerahkan ke Bawaslu jika video tersebut merupakan bentuk kampanye oleh pihak tertentu. Hal ini juga perlu untuk menentukan jika ada pelanggaran kampanye dengan melibatkan siswa dalam berkampanye.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *